Burung-burung itu belum datang
Aku jadi tak tahu berita
Sepi!
Kekasih itu apa sudah tiba?
Tapi aku belum berjumpa dengannya
Sepi!
Berada dalam ruang gelap
Ditingkahi nyamuk-nyamuk yang mengitari kepalaku
Sepi!
Semburat cahaya dari balik pintu memberi warna pada hidupku
apakah Kekasih sudah dekat denganku?
Aku merinduinya.
Aku berharap Dia datang membawa seribu prosa cerita tentang cinta, cita, asa
menemaniku mendaki aral hidup
menentang badai
mengarungi lautan dan gunung..
Tasbih..
Tahmid..
Takbir..
menemaniku melangkah, melompat, menerjang..
Kekasihku aku selalu merinduiMu
aku tahu Kau selalu hadir menemaniku..
dalam ruku, sujud..di tiap waktu
Kekasihku aku akan selalu merinduiMu
....
Dermayu, 5 November 2008
HIDUPKU
Satu kata tanpa suara,
Hening.
Dua suara tanpa kata,
Sepi.
Tiga cerita dalam prosa,
Hidup.
Hening...hanyalah hening
Sepi...hanyalah sepi
Tapi hidup tidak hanya hidup,
Hidupku,
Kehidupanku.
PERGI!
Kakiku melangkah
Tubuhku bergetar
Jantungku berdetak
Jiwaku bergemuruh
....
Pergi!
SEBUAH RAHASIA
Sttttt...
Ada sebuah cerita
Cerita rahasia tentang manusia
Apa kau ingin tahu?
Ya, kau pasti ingin tahu
Manusia ini bukan hanya seorang manusia
Ia bukan manusia biasa
Kehidupannya telah mengembara dalam alam pikiran manusia-manusia
Perjuangannya adalah spirit untuk kaumnya
Apa kau tahu siapa dia?
Dia ada dalam alam pikiranmu!
Tentu kau sudah membukanya
Apa kau mengikuti jalan yang dia jalankan?
Apa kau bergerak mengikuti pikiran yang dia pikirkan?
Sejarah berubah, peradaban berubah
Tentu kau mengenalnya.
Ya dia adalah Nabi Muhammad SAW.
Aku merindukannya...
TANJUNG REDEB
Dua sungai mengapitnya
Segah dan Kelay
Terik di kala matahari berada di atas kepala
Langit pun seperti dekat dengan kepala
Kota berawan
Kota Jawa Timur
Banyak pendatang dari Jawa Timur
Kemana orang-orang Banua?
Lama lawan baru
Yang lama hilang
Yang baru datang
Mengapa?
Inikah proses dari kehidupan?
Dinamis
Tapi mengapa harus hilang
Bukankah tradisional tak harus melawan modern?
Mengapa?
Ya mengapa?
Apa kau tahu jawabannya?!
SENJA DI TEPIAN
Matahari dengan malu-malu menutup diri dibalik awan
Secercah lembayung tanda kehadirannya
kepak dua elang mengitari langit senja
Kumpulan awan putih mencoba memayunginya
Kapal bertambat pada dermaga
Sungai hening tak berarus
Sepuluh tenda merapatkan barisan di tepian sungai segah
Ketingting,kapal barang,Perahu motor,awak kapal, pedagang,sepeda motor bersahutan di tepian
Senja pun berganti malam
Terang berganti gelap
Kunang-kunang pun enggan datang
Cahyanya terganti lampu gedung yang berdiri pongah memandang tandusnya tepian
Tanjung, 24 Mei 2009
HUJAN
Ketika bintang datang
Malam menutup mataku
Airmata mengundang awan
Langit menagis
Bintang pun enggan datang...
Tanjung, 29 Mei 2009
BERAU DIKALA KEGELAPAN
Kota kecil ini tak miskin!
Ia kaya dengan kekayaan alam batu bara, perkebunan, kelautan
sekali lagi, Kota kecil ini tak miskin!
Ia hanya dimiskinkan!
Kota kecil ini bukan tak punya keberanian
Ia hanya dibutakan
Kota kecil ini tak mati!
tapi hanya dimatikan.
Kota kecil ini sedang mencoba berdiri
Kota kecil ini sudah mencoba melangkah
Kota kecil ini hanya sedang mencari eksistensinya
Dia ada, dia berwujud!
kota kecil ini belum mati!
Berau hanya sedang berada dalam kegelapan
karena listrik hilang eksistensinya
karena pemerintah hilang nuraninya
Kota kecil ini masih hidup!
KETIKA...
Aku diberitahu angin
Bahwa hujan tak akan datang menyirami tanah
Aku diberitahu tanah
Bahwa hujan sudah lama tak memeluknya
Aku diberitahu awan
Bahwa laut enggan memberi uap
Aku diberitahu laut
Bahwa matahari masih memberi sengatan sinarnya
Aku tak diberitau matahari mengapa ia begitu panas
Angin memberitahuku
Bahwa kaumku mengundang angin, tanah, hujan, lautan dan matahari
Mereka datang
Mereka bergerak
Ketika itu kaumku hanya berkata
“seandainya...”
KALA SENJA
Aku dengar suara...
Dari kejauhan
Bunyi gamelan yang mengalun
Menggerakkan angin,
Menerbangkan dedaunan hingga pecah
Membuyarkan lamunan kepik dan kupu-kupu yang mengisap madu
Membangunkanku bahwa waktu akan berganti.
CAKE HOUSE
Ada sebuah rumah
yang berandanya berlapis coklat
Atapnya bertabur cream merah
Dinding dipoles white cream
Dikelilingi pohon-pohon kecil
Hijau, biru, kuning
Ada sebuah ruang
Yang di atasnya berhiaskan lilin
Lantai dengan permadani keju
Kursi, meja berbahan batang coklat
Ada sebuah ruang di dalam rumah
Itulah cake house
Indah, manis terasa...
Tanjung, 2 Juni 2009
